DPD ASKOPIS SUMATERA UTARA
Asosiasi Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam
DPD ASKOPIS SUMUT
DPD ASKOPIS Sumut (Asosiasi Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam) merupakan organisasi yang membawahi para dosen di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di seluruh Sumatera Utara. Organisasi ini memiliki peran penting dalam pengembangan dan kemajuan Program Studi KPI di wilayah Sumatera Utara.
Sejarah DPD ASKOPIS SUMUT
ASKOPIS lahir pada tanggal 31 Agustus 2016 di Yogyakarta dalam Kongres III Forkopis. Awal kali dibentuk bernama FORKOPIS dalam pertemuan Program Studi KPI se-Indonesia pada 19 November 2008 di Jakarta. Berdasarkan FORUM tersebut dianggap perlu dibentuknya sebuah wadah untuk komunikasi, akselerasi dan penguatan serta pemberdayaan Program Studi KPI mengingat hingga saat itu Program Studi KPI belum punya asosiasi atau forum resmi.
“Siap Memberi Dampak Lebih Luas dalam Dunia Penyiaran Islam?”
VISI & MISI DPD ASKOPIS SUMUT
Visi
Organisasi ini berupaya membangun penguatan kapasitas institusional Program Studi KPI dengan mendorong kematangan intelektual, moral dan sosial, sehingga dapat menjadi sebuah pusat (center) pemberdayaan civitas academia KPI se-Indonesia.
Misi
1. Memperkuat dan mengembangkan basis keilmuan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam sesuai dengan rumpun keilmuannya.
2. Melakukan penguatan dan pengembangan melalui penelitian yang berbasis pada rumpun keilmuan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
3. Memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai stakeholders untuk penguatan dan pengembangan kelembagaan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
4. Memperkuat infrastruktur pendidikan di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Indonesia mulai input, proses dan output yang tersedia.
5. Membangun komunikasi dan hubungan fungsional antar Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Indonesia.
6. Memberi kontribusi berupa pengembangan network bagi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Indonesia.
7. Mengembangkan database alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Indonesia.
8. Mengembangkan karakter institusi dan komunitas Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam dimensi ke-Indonesiaan.
“Siap Memberi Dampak Lebih Luas dalam Dunia Penyiaran Islam?”
KEPENGURUSAN
- Masa kepengurusan satu periode selama 4 Tahun.
- Periode Pertama FORKOPIS yaitu 2008–2012 hasil Kongres Pertama di Jakarta dengan terpilihnya Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) sebagai Ketua Umum.
- Periode Kedua FORKOPIS yaitu 2013–2016 hasil Kongres Kedua di Yogyakarta dengan terpilihnya Mulyadi, S.Sos.I., M.Ikom (UIN Alauddin Makassar) sebagai Ketua Umum.
- Periode Ketiga ASKOPIS yaitu 2016–2020 hasil Kongres Ketiga di Yogyakarta dengan terpilihnya Mohammad Zamroni (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (DPP ASKOPIS).
“Siap Memberi Dampak Lebih Luas dalam Dunia Penyiaran Islam?”
AD / ART
ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ASOSIASI PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM (ASKOPIS)
Komunikasi adalah sendi pokok dalam segala kehidupan manusia, baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari masyarakat. Tiada seorang pun manusia yang tidak mengandalkan komunikasi dalam segala aspek kehidupannya. Pada hakekatnya, komunikasi merupakan penentu dalam berbagai dimensi kehidupan, jika dipelajari dan dipahami secara komprehensif sebagai suatu ilmu antar disiplin. Pemahaman ini harus dimutakhirkan, mengikuti dinamika perkembangan komunikasi yang selalu tumbuh, seiring dengan kemajuan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan menyadari pentingnya pemahaman Komunikasi dan Penyiaran Islam sebagai ilmu, para perintis sarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam di membentuk FORUM KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM (FORKOPIS) pada 19 November 2008 di Jakarta. Kemudian pada Kongres III pada tanggal, 31 Agustus 2016 di Yogyakarta berubah nama menjadi ASOSIASI PROGRAM STUDI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM (ASKOPIS). ASKOPIS bertekad meningkatkan potensi dan penguatan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam di dalam konteks kehidupan Pancasila untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.
